Penyebab Penyakit Kusta

Siapa yang ingin terkena kusta? TIDAK ADA! Kalau begitu, ayok kita ketahui apa saja yang menjadi penyebab penyakit kusta. Sehingga, kita bisa terhindar dari penyakit kulit yang satu ini.

Penyebab Penyakit Kusta

Stigma di masyarakat terhadap penderita kusta masih sangat mengerikan. Bahkan, di daerah tertentu, tidak sedikit penderita kusta yang mendapatkan diskriminasi sosial.

Lalu, apakah benar kusta itu penyakit kutukan?

Mitos yang beredar di masyarakat memang mengatakan demikian. Namun, pada faktanya kusta bukanlah penyakit kutukan.

Penyakit kusta atau yang dikenal juga dengan lepra ini merupakan penyakit kulit yang cukup berbahaya jika tidak segera ditangani.

Kusta ini tidak hanya menyerang kulit, tapi juga bagian tubuh lainnya, seperti sistem saraf perifer, mata, dan juga selaput lendir pada saluran pernapasan atas.

Jika tidak segera di obati, penyakit kusta ini dapat menyebabkan kerusakan pada kulit sampai dengan saraf. Bahkan, otot-otot Anda juga bisa mengalami pelemahan.

Maka dari itu, penyakit kusta ini harus segera mendapatkan penanganan agar tidak semakin bertambah parah. Pengobatan kusta yang dilakukan sedini mungkin juga dapat meningkatkan peluang kesembuhan bagi pasien kusta.

Apa Penyebab Penyakit Kusta ?

Penyebab Penyakit Kusta
Gambar ilustrasi Mycobacterium leprae (Sumber : Google )

Penyebab utama dari penyakit kusta adalah bakteri Mycobacterium leprae yang dapat menyerang siapapun. Namun, yang Anda harus tahu lagi adalah, bekteri tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama untuk berkembang di dalam tubuh.

6 bulan adalah waktu paling sebentar yang dibutuhkan oleh Mycobacterium leprae untuk berkembang di dalam tubuh Anda. Sementara waktu terlama bisa mencapai 40 tahunan.

Selain itu, gejalanya juga tidak langsung muncul, lho. Gejala baru muncul 1 sampai 20 tahun sete;ah bakteri menginfeksi tubuh sang penderita.

Selain gejala yang munculnya lama setelah pertama kali terinfeksi, stigma negatif dan perlakuakn diskriminasi pada penderita kusta membuat mereka malu. Sehingga, mereka menunda-nunda untuk melakukan pemeriksaan. Akibatnya, tidak heran kalau banyak penderita kusta yang telat mendapatkan penanganan.

Selain penyebab penyakit kusta di atas, Anda juga perlu memperhatikan faktor lainnya yang bisa meningkatkan risiko untuk terkena penyakit kusta, seperti:

  1. Sering melakukan kontak fisik dengan hewan tertentu (armadilo dan simpanse) yang dipercaya sebagai penyebar bakteri kusta tanpa menggunakan sarung tangan
  2. Memiliki kelainan genetik yang berakibat terhadap sistem kekebalan tubuh
  3. Bertempat tinggal di kawasan endemik kusta

Nah, itulah informasi mengenai penyebab penyakit kusta dan juga faktor risikonya. Semoga, melalui artikel di atas Anda dan kita semua bisa terbebas dari penyakit kusta, ya!

Artikel di atas penting? Ayo! Bagikan dengan saudara dan teman-teman Anda.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*